Hendak Berdakwah di Madura, UAS Mendapatkan Perlakuan yang Memprihatinkan
lampung.jpnn.com, MADURA - Ustaz Abdul Somad (uas) kembali ditolak masuk ke sautu daerah.
Belum lama heboh UAS ditolak di Singapura, kini dia ditolak di negara sendiri.
Saat hendak mengisi acara di Madura, kedatangan UAS ditolak dengan keras oleh massa yang mengatasnamakan Gerakan Santri Madura.
"Gerakan Santri Madura menolak dengan tegas UAS yang merupakan ustaz radikal-intoleran di tanah Madura. Santri menolak siapa pun perusuh umat dan NKRI," tulis dalam selebaran itu, dilansir dari JPNN.com, Minggu (22/5).
Namun, aksi tersebut pun tak terlaksana tanpa ada keterangan lebih lanjut.
UAS, bahkan mengisi tablig akbar di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep pada Jumat 20 Mei 2022, malamnya.
Baca Juga:
Selain mengisi ceramah di Al-Amien, UAS juga menyampaikan ceramah di Masjid Nur Muhammad, Sumenep, dan sejumlah pesantren lain di Pamekasan, Sampang, serta Bangkalan.
Aktivitas UAS di Madura, bahkan berlanjut, direncanakan hingga hari ini. (cr1/jpnn)
Belum lama heboh UAS ditolak di Singapura, kini dia ditolak di negara sendiri. Saat hendak mengisi acara di Madura, kedatangan UAS ditolak keras oleh massa.
Redaktur & Reporter : Sandy Fernando
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Lampung di Google News