Antisipasi Lonjakan Arus Balik , 3 Menteri Tinjau Pelabuhan dan Siapkan Strategi Kemacetan

Rabu, 04 Mei 2022 – 18:24 WIB
Antisipasi Lonjakan Arus Balik , 3 Menteri Tinjau Pelabuhan dan Siapkan Strategi Kemacetan - JPNN.com Lampung
Ketiga Mentri bersama Gubernur Lampung di Pelabuhan Panjang, foto: Laman Instagram @pemprovlampung_

lampung.jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya tinjau langsung kesiapan arus balik di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Rabu (4/5).

Kedatangan ketiga menteri ini untuk meninjau langsung persiapan arus balik Lebaran di Pelabuhan Panjang, khsusnya KM Ciremai yang dapat mengangkut 2.500 penumpang dan 1.250 kendaraan roda dua atau motor.

Menko Muhadjir Effendy mengatakan jalur alternatif melalui Pelabuhan Panjang merupakan tindak lanjut evaluasi mudik yang dilakukan dua hari yang lalu.

"Saya harap dengan ditambahnya jalur alternatif ini pemudik yang akan balik bisa terlayani dengan lebih nyaman," katanya.

Dalam kesempatan ini pula Menhub Budi Karya mengungkapkan bahwa Pelabuhan Panjang relatif lebih dekat dengan pusat kota.

Diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemudik yang akan ke Pulau Jawa. 

"Nanti ada 8 unit kapal akan melayani pemudik menyebarang ke Pelabuhan Ciwendan. Mudah-mudahan ini dapat mengurangi lonjakan pemudik di Pelabuhan Bakauheni," jelasnya. 

Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan dengan adanya jalur alternatif dapat mengurangi kemacetan yang sebelumnya mencapai hingga 7 km. 

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan , Muhadjir Effendy, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya tinjau pelabuhan
Facebook JPNN.com Lampung Twitter JPNN.com Lampung Pinterest JPNN.com Lampung Linkedin JPNN.com Lampung Flipboard JPNN.com Lampung Line JPNN.com Lampung JPNN.com Lampung

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Lampung di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia