3 Wilayah di Lampung Belum Menetapkan Kebijakan dan Strategi Daerah Dalam Pengelolaan Sampah

Selasa, 18 Juli 2023 – 08:15 WIB
3 Wilayah di Lampung Belum Menetapkan Kebijakan dan Strategi Daerah Dalam Pengelolaan Sampah - JPNN.com Lampung
Pembersihan sampah di Pantai Pesisir Bandar Lampung. Foto: Dok Polresta Bandar Lampung

lampung.jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Ombudsman RI Perwakilan Lampung telah menghasilkan kajian sementara persoalan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Kepala Perwakilan Ombudsman Lampung, Nur Rakhman Yusuf mengatakan dari hasil kajian sementara, masih ada pemerintah daerah yang belum menetapkan kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah.

"Wilayah itu di antaranya Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Kabupaten Lampung Selatan," kata dia, melalui keterangan tertulis, diterima JPNN Lampung Selasa (18/7).

Padahal kebijakan tersebut merupakan dasar perencanaan dan proyeksi jumlah sampah yang ditimbulkan.

Kebijakan tersebut juga menjadi persyaratan utama bagi pemerintah daerah untuk dapat dilakukan pemantauan kinerjanya dalam pengelolaan sampah.

"Dapat disimpulkan bagi pemerintah daerah yang belum memiliki kebijakan tersebut tidak dapat diukur kinerja pengelolaan sampahnya apalagi untuk mendapatkan predikat adipura," ujarnya.

Proses pemilahan sampah sejak dari sumbernya juga belum terwujud, padahal pemilahan sampah merupakan tanggung jawab setiap orang.

"Pemilahan sampah menjadi kunci perbaikan pengelolaan sampah yang sangat signifikan
dikarenakan dampak negatif dari sampah sudah dimitigasi pada hulunya," tegasnya .

Ombudsman RI Perwakilan Lampung telah menghasilkan kajian sementara persoalan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Facebook JPNN.com Lampung Twitter JPNN.com Lampung Pinterest JPNN.com Lampung Linkedin JPNN.com Lampung Flipboard JPNN.com Lampung Line JPNN.com Lampung JPNN.com Lampung

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Lampung di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia