Forhati Lampung Nilai Mantan Kadisnaker Lampung Tak Pantas Ditetapkan Tersangka
lampung.jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Provinsi Lampung Agus Nompitu mengajukan gugatan prapradilan terhadap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.
Gugatan praperadilan itu terkait dugaan kasus penyalahgunaan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung 2020.
Menurut Ketua Koordinator Presidium Periodik II Forhati Lampung dokter Zam Zanariah penetapan terhadap Agus Nompitu sebagai tersangka kurang tepat.
"Forhati Lampung akan mengawal sampai tuntas untuk melihat apakah kasus ini benar dan murni, hukum itu jangan tumpul ke atas, tajam ke bawah." kata Kanjeng Zam sapaan akrabnya, Rabu (13/3).
Di sisi lain, Forhati Lampung tentunya mendukung penuh dalam menegakkan hukum, tetapi untuk menegakkan keadilan yang sebenar-benarnya.
"Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) milik rakyat bukan pribadi pribadi, demikian pula soal hukum semua rakyat setara di dalam hukum, dan hukum berlaku untuk semua tanpa tebang pilih," tegasnya.
Baca Juga:
Dia menambahkan, bahwa ketidaktepatan penetapan tersangka terhadap Agus Nompitu bahwa yang bersangkutan bukan seorang ketua, sekretaris, ataupun bendahara umum di KONI Lampung saat peristiwa ini terjadi.
“Jadi saya Forhati Lampung mendukung praperadilan ini. Agar kasusnya menjadi terang. Termasuk juga untuk mengungkap siapa dan dari mana sumber dana pengembalian uang kerugian negara bernilai lebih dari Rp 2,57 miliar yang disetorkan ke Kejati Lampung. Apa benar itu dari kedua tersangka atau bukan,” pungkasnya. (mar10/jpnn)
Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu mengajukan gugatan prapradilan terhadap Kejaksaan Tinggi Lampung
Redaktur & Reporter : Sandy Fernando
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Lampung di Google News