Caleg Golkar Gugat Dugaan Pengelembungan Suara ke Mahkamah Partai
lampung.jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Dapil Lampung 6 dari Partai Golkar Supriyadi Alfian bakal menggugat dugaan penggelembungan suara yang dilakukan salah satu caleg di partai yang sama.
"Saya merasa dirugikan oleh internal partai, dan sesama caleg, karena sudah terjadi pengelembungan hampir dua ribu suara di tiga kecamatan yakni Tumi Jajar, Tulang Bawang Udik dan Tulang Bawang Tengah," ujar Supriyadi Alfian, Jumat (8/3).
Menurut dia, hal itu sudah dilakukan secara struktur sistemtis dan masif, dan juga sudah mengantongi alat bukti atas kecurangan tersebut.
"Saya sudah berikan kuasa ke Ginda, untuk proses kecurangan ini, diinternal tidak dilakukan di MK, tetapi di mahkamah partai," ujarnya.
Kuasa Hukum Ginda Ansori mengungkapkan, pengelembungan tersebut dilakukan di tiga kecamatan, dengan modus setiap TPS prolehan 12 suara menjadi 22 suara.
Hal ini terjadi, di 478 TPS yang tersebar di 3 kecamatan Tumi Jajar.
"Kami punya bukti C hasil salinan, yang diduga ditulis oleh satu orang, dan jumlah suara terbanyak ada di Caleg Golkar nomor urut 7," katanya.
Pleno KPU Lampung, Saksi Golkar Ungkap Indikasi Penggelembungan Suara di Tubaba
Sebelumnya, Saksi Partai Golkar Supriyadi Hamzah mengungkap indikasi kecurangan dan penggelembungan suara di internal Partai Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Hal tersebut disampaikan Supriyadi Hamzah saat mengajukan keberatan dalam hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, di Ballroom Novotel, Kamis (7-3-2024).
Supriyadi mengatakan, dugaan pelanggaran Juni terjadi di Dapil Lampung 6 yang meliputi Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji.
Ia mengungkapkan, dugaan pengelembungan suara dilakukan salah satu caleg yang dinilai merugikan Caleg Golkar Supriyadi Alfian.
"Tanpa bermaksud memperlambat jalannya pleno ini, tetapi kami ingin menyelesaikan ini dan kami meminta untuk dibuatkan nota keberatan atau form kejadian khusus, agar dapat dibawa ke mahkamah partai," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan ini dengan langsung mengkroscek berdasarkan data yang dimiliki KPU apanil menyertakan bukti yang menunjukkan adanya perbedaan suara.
Ketua Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar mengatakan, sesuai dengan komitmen untuk menjaga kemurnian suara, terkait laporan tersebut akan dilakukan pengkajian.
"Kami sudah menerima bukti dan semua laporannya. Dan kami akan mengkaji, mengklarifikasi dan memverifikasi," kata dia. (mar10/jpnn)
Baca Juga:
- Ketua Ikatan Istri Partai Golkar Lampung Keliling ke Sejumlah Masjid, Berikan Sesuatu yang Bermanfaat
- Intip Perolehan Suara Caleg DPRD Provinsi Lampung Dapil 5 dari Partai Demokrat Versi KPU, Cek di Sini!
- Perolehan Suara Mantan Wagub Dibawah Marwan Cik Hasan, Berikut Daftar 10 Caleg Berpotensi ke Senayan
Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Dapil Lampung 6 dari Partai Golkar Supriyadi Alfian bakal menggugat dugaan penggelembungan suara
Redaktur & Reporter : Sandy Fernando
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Lampung di Google News